Pendidikan Kesetaraan di Pondok Pesantren Salafiyah Meraih Peringkat ke 6 di Bidang Literasi

Berprestasi dan bersaing dengan lembaga formal bagi PKPPs, Pendidikan Kesetaraan di Pondok Pesantren Salafiyah mungkin terkesan janggal. Terlebih PKPPs termasuk rumpun pendidikan non formal yang setara dengan PKPBM/Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat yang dulu lebih dikenal dengan pendidikan kejar paket.

Namun, PKPPs Pesantren al-Muflihun 24 Maret 2021 lalu masuk dalam jajaran 50 sekolah literasi terbaik nasional. Bersaing dengan Madrasah dan sekolah formal, PKPPs Pesantren al-Muflihun bisa menempati 10 besar Sekolah Literasi Terbaik Nasional Tahun 2021 dan berada di Peringkat Terbaik 6 dari seluruh Indonesia. Adapun 10 besar Sekolah Literasi Terbaik Nasional Tahun 2021, yakni: (1) MAN 2 Banyuwangi (2) MAN 2 Kota Bima (3) MI Plus Walisongo (4) MIN Kota Bima (5) MTs Swasta Al Zahrah Juli Bireuen (6) PKPPS tingkat Wustha/SMP Al Muflihun (7) SDIT Andalas Cendekia (8) SD Labschool UNESA 1 Surabaya (9) SD Muhammadiyah Condongcatur – Sleman Yogyakarta dan (10) SD Muhammadiyah Manyar Kabupaten Gresik.

Predikat Sekolah Literasi Terbaik tentu tidak serta merta didapat begitu saja. PKPPS Al.Muflihun merintis prestasi ini dengan berupaya untuk menumbuhkan gerakan literasi dengan ; (1) santri wajib membaca satu buku tiap semester untuk masing masing mata pelajaran, (2) menyediakan perpustakaan yang cukup lengkap (3) mengikut sertakan pada Program GSMB (Gerakan Sekolah Menulis Buku).

GSMB merupakan gerakan menulis buku bersama para penulis dan tokoh nasional dengan upaya menggerakkan minat tulis dan minat baca peserta didik. PKPPS telah menghasilkan buku 9 jilid yang kesemuanya merupakan tulisan siswa / santri dan telah ber ISBN. Gerakan Literasi Sekolah atau GLS adalah sebuah gerakan literasi yang merupakan bagian dari Gerakan Literasi Nasional. Gerakan literasi sekolah merupakan salah satu bentuk kesadaran pemerintah akan pentingnya membangun budaya literasi dalam dunia pendidikan supaya tercipta budaya membaca dan menulis di lingkungan sekolah sebagai upaya terwujudnya long life education. Program ini dicanangkan dalam rangka menginisiasi Permendikbud No. 23 Tahun 2015 mengenai penumbuhan budi pekerti.


PKPPS Al Muflihun mulai mengikuti GSMB pada tahun 2019, namun belum memperoleh prestasi yang berarti. Pada tahun 2020 PKPPS Al.Muflihun mengikuti kembali ajang kompetisi yang diikuti oleh 400 sekolah di seluruh Indonesia dan membuahkan hasil menjadi 50 sekolah terbaik GSNB nasional 2020 dan masuk pada peringkat ke 6. Meski penentuan peringkat sudah dilakukan pada 23 Maret 2021, tetapi resmi diserahkan kepada lembaga pada 6 Mei 2021 lalu. Semoga prestasi ini mendorong santri pesantren lain untuk berprestasi. Capaian al-Muflihun ini membuktikan bahwa santripun bisa berprestasi.

iin nurjanah

Penulis yang bernama iin nurjanah ini merupakan Pegawai Kantor Kementerian Agama Kota Malang yang berstatus PNS dan memiliki jabatan sebagai JFU Pada PD Pontren dan Tim Kerja Pengawasan.